JAKARTA-Dari tanah Oheo yang terus bertumbuh, Bupati Konawe Utara H. Ikbar membawa visi besar pembangunan ke tingkat pusat. Di Kantor Kementerian Transmigrasi RI, Jakarta, Kamis (12/3/2026), ia bertemu Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi untuk membicarakan masa depan kawasan transmigrasi yang diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Konawe Utara.
Di Kantor Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia, Jakarta, Kamis (12/3/2026), Bupati Ikbar melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Transmigrasi RI, Viva Yoga Mauladi. Pertemuan itu menjadi ruang dialog untuk merajut masa depan kawasan transmigrasi di Kabupaten Konawe Utara.
Di hadapan Wakil Menteri, Ikbar memaparkan arah dan strategi pemerintah daerah dalam membangun kawasan transmigrasi sebagai poros pertumbuhan ekonomi baru. Baginya, kawasan transmigrasi bukan sekadar tempat bermukim, melainkan ruang tumbuh bagi harapan, usaha, dan kesejahteraan masyarakat.

Ia menjelaskan, pengembangan kawasan transmigrasi sejalan dengan misi ketiga Pemerintah Kabupaten Konawe Utara, yakni menciptakan perekonomian daerah yang produktif dan berdaya saing.
Pemerintah daerah, kata Ikbar, telah menyiapkan arah kebijakan pembangunan kawasan transmigrasi untuk periode 2025–2030. Fokusnya jelas: menjadikan kawasan transmigrasi sebagai simpul ekonomi baru yang mampu menggerakkan roda pembangunan daerah.
Komitmen itu bukan sekadar wacana. Sejak 2008 hingga kini, berbagai program pembangunan telah dijalankan di kawasan transmigrasi. Jalan sepanjang enam kilometer telah ditingkatkan, sekolah-sekolah direhabilitasi, dan sejumlah fasilitas pendukung lainnya dibangun. Nilai investasi pembangunan tersebut bahkan mencapai sekitar Rp130 miliar.

Tak hanya itu, potensi kawasan transmigrasi di Konawe Utara juga terbentang luas. Wilayahnya menjangkau Kecamatan Molawe hingga Kecamatan Motui dengan areal pencadangan sekitar 19.000 hektare.
Sementara untuk pengembangan kawasan baru, pemerintah daerah merencanakan lokasi transmigrasi di Desa Laronaha dan Desa Horoe dengan luas areal pencadangan sekitar 1.000 hektare.
Paparan tersebut mendapat respons positif dari Wakil Menteri Transmigrasi RI, Viva Yoga Mauladi. Ia menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Konawe Utara dalam mengembangkan kawasan transmigrasi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di daerah.
Menurutnya, langkah pemerintah daerah yang terus mendorong pembangunan kawasan transmigrasi sejalan dengan upaya pemerintah pusat dalam memperkuat pemerataan pembangunan di berbagai wilayah Indonesia.
Pada kesempatan itu, Bupati Ikbar juga menyerahkan proposal pengembangan kawasan transmigrasi secara langsung kepada pihak Kementerian Transmigrasi RI sebagai bentuk penguatan kerja sama antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
Dalam audiensi tersebut, Bupati Ikbar didampingi Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Konawe Utara H.M. Ali, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Alex Akhlis, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Asmadin, serta Kepala Bagian Protokol Amir Mahmud Moita. (ADV)






