Kementan Bantu Kolaka Utara Tingkatkan Produksi Kakao, 100 Hektare Lahan Baru Diaktifkan

Kementan Bantu Kolaka Utara Tingkatkan Produksi Kakao, 100 Hektare Lahan Baru Diaktifkan

KOLAKA UTARA – Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun), Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong petani di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra) meningkatkan hasil produksi komoditi kakao. Seribu bibit bersertifikasi bakal didistribusikan pada lahan baru seluas seratus hektare (ha).

Kadis Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kolut, Ismail Mustafa mengatakan bantuan dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) untuk menyiapkan seribu bibit mencapi Rp1 miliar. Tanaman itu akan dipasok kepada enam kelompok petani.

“Para pemilik lahan telah didata dan diverifikasi letak bidang tanahnya. Bibit yang disalurkan jenis Klon 45 (MCC 02),” ujarnya, Selasa (6/6/2023).

Dikatakan Ismail, pihaknya telah meninjau lokasi rencana tanam para pemilik yang bakal diberi bantuan. Hal itu disusul pengukuran luas dan letak koordinat lahan yang akan ditanami. “Datanya tranparan dan para petani terkait sudah menandatangani surat pernyataan siap menanam kakao,” bebernya.

Lebih lanjut, bibit tidak diserahkan begitu saja namun akan dipantau terus perkembangannya. Hal itu untuk memastikan jika apa yang ditanam bisa tumbuh dengan baik dan dinikmati hasilnya oleh petani yang bersangkutan. “Bibitnya sementara proses sertifikasi. Kami upayakan bisa didistribusikan bulan ini,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, lahan perkebunan kakao di Kolut merupakan yang terluas di Provinsi Sultra. Berdasarkan data BPS, hamparan kebun kakao di Bumi Patowonua itu mencapai 79,2 ribu ha per 2018.

Pos terkait