KONAWE UTARA – Kesalahpahaman yang sempat terjadi antara sebagian masyarakat Kecamatan Motui dan PT BKA akhirnya diselesaikan melalui musyawarah yang difasilitasi langsung oleh Bupati Konawe Utara, H. Ikbar. Pertemuan yang berlangsung di Desa Ranombupulu, Kecamatan Motui, Sabtu (6/6/2026), menghadirkan unsur pemerintah daerah, pemerintah desa, perwakilan masyarakat, serta manajemen perusahaan.
Mediasi berlangsung dalam suasana kondusif dan penuh semangat kekeluargaan. Seluruh pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara damai dengan mengedepankan komunikasi dan kepentingan bersama demi menjaga hubungan harmonis antara masyarakat, pemerintah dan perusahaan.
Direktur Utama PT BKA, Andi Jaya, menegaskan komitmen perusahaan untuk melaksanakan seluruh kewajiban dalam Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) sesuai ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, pelaksanaan PPM merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasional.
“PT BKA berkomitmen menjalankan program-program PPM sesuai ketentuan yang berlaku. Sebagai bentuk komitmen, dalam waktu dekat perusahaan akan merealisasikan bantuan berupa satu unit kendaraan ambulans serta bantuan perlengkapan sekolah,” ujar Andi Jaya, saat dihubungi.

Sebelumnya, Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, menegaskan bahwa pemerintah daerah mendukung investasi yang sehat dan berkelanjutan. Namun, dukungan tersebut harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya yang berada di wilayah lingkar tambang.
Ia mengingatkan agar perusahaan konsisten menjalankan tanggung jawab sosial serta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. Menurutnya, keberadaan investasi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan daerah.
“Kan kita juga senang, Pak, kalau masyarakat diberdayakan. Coba kalau ada yang tahan di situ dari masyarakat, tidak perlu bapak yang capek-capek turun. Mereka ini semua, warga lingkar tambang, yang akan turun,” kata Ikbar.
Bupati berharap perusahaan terus membuka ruang komunikasi dan melibatkan masyarakat dalam berbagai program pemberdayaan sehingga keberadaan investasi dapat menciptakan hubungan yang saling menguntungkan.
Dengan tercapainya kesepahaman tersebut, diharapkan hubungan antara masyarakat dan PT BKA semakin harmonis. Kondisi yang kondusif diyakini akan mendukung kelancaran aktivitas investasi sekaligus mendorong pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Konawe Utara. (redaksi)






