Muh. Osmar Terpilih Aklamasi Ketua Kadin Konawe Utara, Target Lahirkan 130 Pengusaha

KONAWE UTARA — Muh. Osmar terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Konawe Utara dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) II Kadin Konawe Utara.

Usai terpilih, Muh. Osmar menyatakan komitmennya menjadikan Kadin Konawe Utara sebagai rumah bersama bagi para pelaku usaha lokal dari berbagai sektor.

Menurutnya, Kadin tidak hanya berfokus pada satu sektor usaha, tetapi perlu mendorong pengembangan berbagai sektor potensial di Konawe Utara, seperti pertambangan, maritim, pertanian hingga perkebunan.

“Kepengurusan Kadin juga diharapkan tetap mendapat arahan dan petunjuk dari para senior Kadin Sulawesi Tenggara serta memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha dan pemerintah daerah,” ujar Muh. Osmar.

Ia mengatakan, Kadin harus mampu menjadi jembatan bagi para pengusaha dalam membangun komunikasi dengan pemerintah, sekaligus membuka peluang kemitraan dan pengembangan usaha.

Dalam lima tahun kepemimpinannya, Muh. Osmar menargetkan lahirnya pengusaha-pengusaha baru di setiap kecamatan di Konawe Utara.

“Fokus kami selama lima tahun menciptakan peluang kerja dan usaha dengan melahirkan 10 pengusaha setiap kecamatan. Artinya, 13 kecamatan yang ada di Konut berarti akumulasinya 130 pengusaha se-Konut,” katanya.

Ia berharap keberadaan Kadin dapat memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan penguatan sektor UMKM.

Sementara itu, Wakil Bupati Konawe Utara, H. Abuhaera, mengapresiasi Muskab II Kadin Konut. Ia mengatakan pemerintah daerah membutuhkan kolaborasi dengan dunia usaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Konawe Utara, saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kadin yang selama ini telah menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi dan mempertemukan kepentingan dunia usaha,” ujar Abuhaera.

Menurutnya, investasi dan aktivitas usaha di Konawe Utara harus memberikan nilai tambah bagi daerah, termasuk membuka lapangan kerja, memperkuat pelaku usaha lokal, serta menggerakkan perekonomian masyarakat.

Abuhaera juga menegaskan pemerintah daerah berkewajiban menciptakan kepastian dan kemudahan investasi serta menjaga iklim usaha yang sehat. Di sisi lain, dunia usaha diharapkan berkontribusi melalui investasi, inovasi, produktivitas, dan penciptaan lapangan kerja.

Ia berharap Kadin Konawe Utara dapat menjadi penghubung antara investasi berskala besar dengan pelaku usaha lokal.

“Kita harus mampu mempertemukan kebutuhan industri dengan tenaga kerja daerah, memperkuat kemitraan perusahaan dengan pelaku usaha lokal, serta memastikan pertumbuhan ekonomi memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat,” katanya. Dalam Muskab II Kadin Konut, turut dihadiri Ketua Karateker Kadin Konawe Utara, Aryo Wirya Setiawan dan Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi, Hukum dan HAM Kadin Sulawesi Tenggara, Dr. H. Supriadi. (redaksi)

Pos terkait